Fail Over Webserver I

ok, lanjutan lagi dari sini :
http://bayuart.wordpress.com/2011/12/15/fail-over-webserver/

skenario yang sekarang :
1 DNS Server + Web Proxy dengan IPA1
1 WebServer Utama dengan IPB1
1 Webserver Backup dengan IPB2

keterangan :
di IPA1, BIND untuk DNS server, dan webserver sebagai proxy
webserver sebagai proxy di IPA1 ini bisa menggunakan apache/httpd, nginx, squid, atau yang lainnya.
di IPA1, dipasang script bantu, script bantu ini mencakup :
-cek koneksi ke IPB1
-2 konfigurasi webserver proxy untuk IPB1 dan IPB2

jika cek koneksi ke IPB1 berhasil, konfigurasi webserver proxy mengarah ke webserver utama di IPB1
jika cek koneksi ke IPB1 gagal, konfigurasi webserver proxy mengarah ke webserver backup di IPB2

diatas dibantu dengan crond, atau bisa manualĀ :)

antara IPB1 dan IPB2 di sinkronisasi tiap 15 menit.

beda antara sekenario sebelumnya http://bayuart.wordpress.com/2011/12/15/fail-over-webserver/ dan yang sekarang adalah :

waktu respon bagi pengguna yang mengakses ke webserver akan lebih cepat, tanpa ada delay update DNS dari ISP pengguna.